Author Topic: [share]Panduan Partisi Linux  (Read 2113 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline socket478

  • Baru Gabung
  • *
  • Posts: 19
  • the old ones
    • View Profile
    • thecybergal
[share]Panduan Partisi Linux
« on: Thursday, 09 December 2010, 13:48:33 »
assalamu'alaykum sobat COSI....
ane tadi malem googling, nyari Linux Partition Guide...setelah nemu mungkin bermanfaat bila saya coba share di sini... :)

maaf y kalau seandainya info ini tergolong old tuts  :D

yang akan dipakai dalam contoh ini adalah model dual boot Windows/Linux.

langsung saja ya..
  • gambar satu buah persegi panjang (asumsikan ini adalah space HDD kita). Kenapa tidak bunder?Cuz kalau bunder agak susah buat skema partisinya.
  • Asumsikan HDD kita spacenya 100 Gigs, jadi persegi panjang tadi kita anggap HDD 100 Gigs juga
  • Biar gampang, kita buat alokasi untuk partisi Windows dulu. Ini untuk System-nya Windows loh. Bukan untuk dokumen2, mp3, pict, dll. Perkirakan aps apa saja yang nantinya d installkan. Dalam asumsi saya, 30 Gigs aja deh. Dari asumsi 30 Gigs tsb, tambahkan 10% x partisi pertama tsb (30 GB). Hasilnya 33 GB, biar luwes buletin aja deh jadi 35 GB < buletin ke atas suapaya itungan ga ribet. Mulai buat garis separator di dalaem persegi panjang tadi, ukurannya di sesuaikan gitu, kasih label Windows dan diberi ukuran 35 GB.
  • Buat partisi baru untuk Page File. Page File ini adalah partisi untuk Virtual Memory, jadi semua task yang d jalankan ada sebagian yang ngambil resource-nya dari partisi ini. Layaknya /Swap-nya Linux. Secara default Page File ini jadi satu partisi sama partisi System Windows,tapi lebih baik d pisah. Alesannya? nanti deh d pelajari sendiri.... Pokoknya untuk Partisi Memory Virtual lebih baik dpisahkan dari partisi system dan posisinya pun kudu d deket partisi system supaya proses read-write lebih mudah. Nah untuk partisi Page File ini ambil 2xRAM kita, taruhlah ukuran partisinya 2 GB < ini udah bagus banget tuh 2 GB. Gambar lagi deh separator kedua. Kasih label Page File dengan ukuran 2 GB.
  • Untuk Linux, kita butuh banyak partisi. Sebagaimana System Windows yang diletakkan di partisi primary, demikian pula halnya untuk partisi /boot-nya Linux ditaruh di partisi primary pula. Partisi Linux yang pertama kali kita pikirkan adalah inti dari System Linux tsb...yakni Root. Semua hal tetek-bengek tentang Linux ada di sini, bahkan hardware pun adalah sebuah file di dalam Root. Taruhlah ukuran partisi root (/) adalah 10 GB. Buat separator lagi deh d persegi panjang kita. Labelin dengan "/" dan caps 10 GB
  • setelah System partisi untuk Linux rebes, maka kita buat partisi untuk yang akan bertugas sebagai Vritual Memory (macem Page File kek di Windows gitu...). Kali ini kita alokasikan sebesar 2 GB untuk partisi /Swap. Inget, posisinya setlah partisi Root ya (/). Gambar lagi garis separator di PP kita kasih label /Swap dngan caps 2 GB.
  • Untuk path temporary dan variable (/tmp dan /var) sebaiknya dijadikan partisi yng terpisah dari partisi system Linux (root),ini untuk alasan keamanan cuz dua path ini di dalamnya dapat  dilakukan aktifitas tulis-menulis atawa write process. Jadi kalau misah kan tetep aman partisi System Linux kita meskipun bejibun data tertimbun di path /tmp dan /var . Taruhlah 5 GB untuk masing2 partisi /var dan partisi /tmp. Buat 2 garis separator baru deh kasih label /tmp dan /var masing2-nya punya caps 5 GB.
  • Total area yang tersisa dari HDD kita yakni 41 GB. Partisi berikutnya adalah partisi untuk user di Linux yakni /home dan partisi untuk akses bersama (shared partition) antara Windows dan Linux. Untuk Shared Partition sendiri format yang dipakai adalah FAT32. Karena Fat32 kurang bersahabar dengan Linux, maka angka untuk Shared Partition kita jadikan di bawah 30 GB aja ya, anggaplah 20 GB.  Dengan demikian otomatis kapasitas untuk partisi /home menjadi 21 GB. Buat 2 garis separator lagi deh, masing2 untuk /home (21 GB) dan Shared Partition (20 GB).

Kelar dah, binung ga ya sobat2 COSI mbaca tulisan nubitol macem ane  :-[. Maap y kalau kurang pas dan ada salah2 teori, cuz ini ane dapet dari googling, ane angen2 d kepala, kemudian ane share... jadi kalau ada salah, mohon maaf dan koreksinya... :shakehand:

Oh y ane tambahin deh prosentase untuk alokasi masing2 partisi dari sebuah HDD.
Formatnya:
Partition type - Usage - File System-nya - Prosentase ukuran

Windows / Linux dual boot
-------------------------

PRIMARY - Windows - NTFS - 30%
PRIMARY - Windows Paging - NTFS - 2%
PRIMARY - Linux / - EXT3 - 10%
EXTENDED
LOGICAL - Linux Swap - Linux SWAP - 2%
LOGICAL - Linux /TMP - EXT3 - 5%
LOGICAL - Linux /VAR - EXT3 - 5%
LOGICAL - Linux /HOME - EXT3 - 26%
LOGICAL - WIN/LIN Shared - FAT32 - 30%

Linux Only System
-----------------

PRIMARY - Linux /Boot - EXT3 - 2% (200mb is fine)
PRIMARY - Linux / - EXT3 - 10% (3gb minimum in most cases)
PRIMARY - Linux SWAP - Linux SWAP - 2%
EXTENDED
LOGICAL - Linux /TMP - EXT3 - 5%
LOGICAL - Linux /VAR - EXT3 - 10%
LOGICAL - Linux /HOME - EXT3 - 71%

Windows / Linux Dual boot.. Multiple Hard Drives
----------------------------------------------

Hard Drive 1 (/dev/hda for linux IDE drives)

PRIMARY - Windows - NTFS - 50%
PRIMARY - Linux / - EXT3 - 48%
PRIMARY - Linux SWAP - Linux SWAP - 2%

Hard Drive 2 (/dev/hdb for linux IDE drives)

PRIMARY - Windows Paging - NTFS 2%
PRIMARY - Linux SWAP - Linux SWAP - 2%
PRIMARY - WIN/LIN Shared - FAT32 - 30%
EXTENDED
LOGICAL - Linux /TMP - 5%
LOGICAL - Linux /VAR - 10%
LOGICAL - Linux /HOME - 51%

hehe, itu dulu ah....ilustrasi persegi panjangnya gambar sendiri y... :P

oh ya, sumber ane kutip dari http://www.overclock.net/linux-unix/11208-linux-partitioning-guide.html

wassalamu'alaykum...
tidak ada-ada-kembali tidak ada

Hello Guest! Replies in this topic have been hidden from view. You are currently missing 11 replies. Please register or login if you want to view the replies.